Padat Karya Pengecoran Jembatan

bogatama.desa.id 28/08/2018 Pembangunan sarana prasarana dasar merupakan skala perioritas Pemerintah Pusat sebagaimana tertuang dalam Undang Undang No. 6 Tahun 2014 dan kuatkan dengan Permendesa Nomor 19 Tahun 2017 Poin 1 Prioritas Penggunaan Dana Desa untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa. Program Pembangunan Pemerintah Kampung Bogatama Tahun 2018 salah satunya pembangunan jembatan penghubung antara pemukiman warga dan lahan perkebunan warga yang dibatasi oleh sungai buatan ( Kanal ) dengan lebar lebih kurang 20 Meter dan kedalaman 3 Meter, Hari ini 28 /08 /2018 proses pembangunan tersebut telah memasuki tahap 80 % dengan kegiatan Pengecoran lantai jembatan.

Operator Kampung Mendampingi Kepala Kampung untuk mengambil data Dokumentasi (doc. Mamat)

Kegiatan pengecoran dikerjakan oleh tenaga kerja yang berasal dari warga masyarakat suku 5 ( Air Merah) yang tergolong ekonomi kurang mampu. Lebih kurang 60 orang tenaga, mereka kerja bahu membahu melaksanakan pekerjaan dengan semangat yang luar biasa, karena memang pembangunan jembatan penghubung ini saat ini menjadi skala perioritas bagi warga Masyarakat suku 5 ( Air Merah). hal ini terlihat dari antusias warga yang hadir lebih dari daftar tenaga yang terjadwal.

Proses mulai Pengecoran ( doc. Mamat)

Dalam perencanaan pengecoran lantai jembatan ini akan selesai hari ini, meskipun Volume lantai dan balok penyangga tidak kurang 12 M ³. Untuk memepercepat proses pembuatan adonan cor oleh Pemerintah Kampung disediakan 1 Unit mesin Molen yang diharapkan akan mempercepat proses pengecoran.

Alat pengaduk adonan cor ( Molen) untuk mempercepat proses pengecoran ( doc. Mamat)

Diharapkan target pekerjaan pengecoran lantai dan balok penyangga jembatan benar- benar bisa selesai hari ini mengingat pekerjaan yang lain sudah menunggu. Karena target pembangunan jembatan penghubung ini harus selesai bulan Agustus ini. “Setelah selesai pengecoran dilanjutkan dengan membuat pagar pembatas sisi kiri dan kanan yang materialnya sudah tersedia” demikian diungkapkan oleh Kepala Kampung Bogatama kepada Konsultan dan tenaga ahli konstrusi.

Material dan Konstruksi Jembatan ( doc. Mamat)

Menurut ahli konstruksi kekuatan jembatan penghubung ini dirancang mampu debebani hingga 10 ton lebih karena Material dan Kontruksi dibuat sekuat mungkin.

( Kang Mamat)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan