Jatman Penawartama mengadakan kegiatan pengajian dan istighatsah

Dari kiri kekanan KH. Ahmad Choirudin, Hi. M.Ali Mahmud, KH. Kholiq Amrulloh Adnan, Suherman, Ahmad Mustangin setelah acara menuju Kediaman Ky. Hasyim Asrori (Dokumen desa.id Oleh Hi.M.Ali Mahmud)

Bogatama.desa.id Perkembangan jama’ah thoriqoh dikecamatan Penawartama semakin hari semakin berkembang, untuk membina sekaligus mempersatukan jama’ah yang selama ini belum terkoordinir pengurus Jam’iyyah Ahluttoriqoh Almu’tabarroh An Nahdliyyah (Jatman) Kecamatan Penawartama mengadakan acara pengajian dan istighatsah perdana yang bertempat di Masjid Al Hidayah Pondok Pesantren Mambaul Huda Tri Rejo Mulyo.

Acara pengajian dan istighatsah yang di adakan hari ini 22 September 2018 merupakan program kerja pengurus Idaroh Ghusniyah atau pengurus Kecamatan Penawartama dalam rangka mempersatukan Jama’ah Thoriqoh yang berbeda guru (Mursyid) agar bisa bersatu dan terkoordinir sehingga akan terjalin silaturrahmi antar jama’ah yang berbeda Mursyid (Guru).

Ky. Abdulloh Djuremi selaku Mursyid Thoriqoh dari Kampung Bogatama sedang memberikan sambutan dan arahan kepada jama’ah yang hadir (Dokumen desa.id Oleh Hi M.Ali Mahmud)

Kegiatan yang diadakan di Ponpes Mambaul Huda ini dihadiri oleh KH. Kholiq Amrulloh Adnan, S.Ag Pengasuh Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa Lampung Timur sekaligus Mursyid Thoriqoh Qodiriyah Wa Annaqsyabandiyyah yang selama ini membina Jama’ah Thoriqoh dan sudah rutin hadir dikecamatan Penawartama setiap 3 bulan sekali untuk mengadakan pembinaan di Kecamatan Penawartama dan Gedung Aji Baru. Kegiatan pengajian dan Istighatsah kali ini dihadiri sekitar 600 jama’ah yang berasal dari Kecamatan Penawartama dan sebagian dari Kecamatan Gedung Aji Baru.

Sebagian Jama’ah laki – laki tampak dari depan (Dokumen desa.id Oleh Hi. M. Ali Mahmud)

Kegiatan pengajian dan istighatsah ini dimulai pukul 14.00 diawali dengan sambutan dan pengarahan dari Ky.Abdulloh Djuremi selaku pengurus Idaroh Syu’biyyah (Kabupaten). Dalam arahnnya Ky Abdulloh Djuremi berpesan kepada jama’ah agar senantiasa mengamalkan thoriqoh yang sudah dibai’atkan. “Semua Thoriqoh yang mu’tabaroh itu baik dan semua benar yang tidak benar adalah yang sudah di bai’at tetapi tidak diamalkan,”tuturnya. Setelah acara sambutan dilanjutkan pembacaan Istighatsah untuk memohon perlindungan dan ampunan Allah SWT yang dipimpin oleh Ky.Suraji yang juga merupakan jajaran pengurus Idaroh Ghusniyah. Dengan khusu’ semua jama’ah yang hadir mengikuti acara istighatsah kurang lebih 30 menit, .

Sebagian Jama’ah Perempuan tampak dari samping (Dokumen desa.id Oleh Hi. M. Ali Mahmud)

Setelah selesai membaca istighatsah dilanjutkan dengan tausiyah (siraman rohani) yang disampaikan oleh beliau KH. Kholiq Amrulloh Adnan, S.Ag, dalam tausiyahnya beliau menjelaskan tentang fadhilah (Keutamaan) bulam Muharram, diantaranya fadhilah puasa Yaumil ‘Asyuro’ atau tanggal 10 bulan Muharram,”barang siapa yang melakukan puasa tanggal 10 Muharram maka akan diampuni dosanya (dosa kecil) setahun yang telah lalu”, demikian terangnya. Kegiatan ini berakhir pukul 16.30 WIB dan ditutup dengan berdo’a bersama kemudian dilamjutkan dengan acara bai’at bagi jama’ah yang baru bergabung. (Kang Mamat)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan