Gotong royong membuat jalan baru disuku 5 kampung bogatama

Proses pengukuran calon jalan baru yang akan dibuat. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Bogatama.desa.id |14|10|2018| Sarana pokok penunjang perekonomian bagi masyarakat yang utama adalah jalan, jalan untuk menuju akses tempat bekerja merupakan hal yang tidak bisa dianggap sepele. Akses menuju tempat bekerja apabila kondisinya bagus maka roda perekonomian bisa berjalan lancar, waktu dan jarak tempuh dapat dijangkau dengan mudah. Namun jika akses jalan menuju tempat kerja buruk maka akan menyebabkan keterlambatan dan kesulitan untuk menuju tempat kerja.

Upaya untuk menjadikan akses jalan agar menjadi bagus dan bisa dimanfaatkan secara maksimal salah satu contoh kecil seperti apa yang dilakukan oleh masyarakat suku 5 (Air Merah) Kampung Bogatama. Hari ini Minggu 14 Oktober 2018 Masyarakat melakukan kegiatan gotong royong membuat jalan baru menuju perkebunan mereka.

Masyarakat yang sedang mengerjakan proses meratakan tanah.(Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Pembuatan jalan baru ini merupakan tindak lanjut dari program kerja Pemerintah Kampung yang membangun Jembatan penghubung antara pemukiman penduduk dan area perkebunan. Jembatan yang memiliki lebar 2 meter tinggi 3 meter dan panjang 16 meter yang baru selesai dibangun ini belum memiliki akses jalan, sehingga dengan partisipasi masyarakat pembuatan jalan baru ini dapat direalisasikan sesuai permintaan.

Sebelum adanya jembatan yang dibangun oleh Pemerintah Kampung melalui anggaran dana desa masyarakat disuku 5 ini ketika menuju tempat bekerja (kebun) harus melalui jalan memutar yang membutuhkan waktu 30 sd 45 menit, namun setelah dibangun jembatan untuk menuju tempat kerja atau kebun, mereka hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 5 menit.

Penebangan dan pemotongan kayu yang terkena jalur pembuatan jalan baru. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Lebih dari 70 % warga suku 5 yang hadir dalam kegiatan gotong royong berbagi pekerjaan, seperti meratakan tanah yang masih berlubang, mencabut tunggul, menebang pohon menggunakan chain saw dan membuat parit saluran air. Kegiatan gotong royong ini dimulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 12.00 Wib. Mengingat lokasi yang dibuat akses jalan ini sebagian bekas rawa, sehingga proses pengerjaannya sulit.

Meratakan tanag yang berada dipinggir (bibir) jembatan. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Kegiatan bergotong royong dikampung Bogatama sampai dengan saat ini terbilang masih cukup bagus, ini dapat dilihat dari partisipasi masyarakat yang hadir lebih dari 50 %, hal ini yang sangat perlu dilestarikan agar kehidupan bermasyarakat lebih harmonis, karena dengan melakukan gotong royong persatuan dan rasa memiliki dan membutuhkan sesama akan lebih terasa dan ada komunikasi sesama warga, ini sesuai dengan warisan budaya yang diajarkan oleh leluhur bangsa Indonesia. (Kang Mamat/BGT)

Facebook Comments

1 Comment

Tinggalkan Balasan