Guru dan kepala madrasah kabupaten tulang bawang mengikuti seminar nasional pendidikan penguatan karakter

Pejabat Kementrian Agama Kabupaten Tulang Bawang bersama Nara Sumber dalam Seminar Nasional di Hotel Sarbini Menggala.(Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Bogatama.desa.id |20|10|2018 Belajar atau menuntut ilmu dalam istilah Bahasa Arab Tholabul ‘Ilmi merupakan kewajiban setiap manusia, baik usia anak – anak, remaja, dewasa, bahkan usia tua, karena belajar merupakan kewajiban manusia seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, “Menuntut ilmu diwajibkan bagi orang islam mulai dari ayunan sampai dengan liang lahat”.

Berangkat dari masalah ini Kementrian Agama Kabupaten Tulang Bawang melalui Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) kemarin 19 Oktober 2018 menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema Penguatan Pendidikan Karakter dan Madrasah Ramah anak”. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Hotel Sarbini Menggala dimulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 16.30 WIB.

Kepala Kantor Kemetrian Agama Kabupaten Tulang Bawang dalam acara pembukann kegiatan Seminar Nasional Pendidikan di Hotel Sarbini Menggala. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Seminar Nasional ini dalam rangka memberikan pemahaman kepada Guru dan Kepala Madrasah di Kabupaten Tulang Bawang tentang pentingnya Pendidikan Berbasis Karakter dan cara mendidik anak dengan metode ramah dan santun. Diakui atau tidak diakui bahwa kuat dan besarnya sebuah negara dimulai dari pendidikan, baik pendidikan dilingkungan keluarga maupun dilingkungan Sekolah/Madrasah. Kegiatan Seminar Nasional kali ini menghadirkan nara sumber dari Komisioner Perlindungan Anaka Indonesia (KPAI) Jakarta 2014 -2017 bagian Konsultan dan dan pemerhati anak Erlinda, B,Ed, M.Pd.

Kegiatan Seminar Nasional ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementeriana Agama Kabupaten Tulang Bawang Drs. Hi. Budi Cipto Utomo, MM . Dalam sambutannya beliau meminta kepada peserta seminar agar mengikuti jalannya acara sampai denga selesai, mengingat materi seminar yang disampaiakn oleh nara sumber merupakan meteri sangat penting bagi seorang Guru dan Kepala Madrasah untuk menyiapkan Generasi Bangsa yang berkarakter Agamis sesuai amant Undang – undang.

Kasi Syaria’ah dan Kasi PHU Kemenag Tulang Bawang ikut menjadi Peserta Seminar Nasional Pendidikan. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Dalam pelaksanaan kegiatan Seminar Nasional ini Panitia Pelaksana (Kasi Penmad) Kemenag Tulang Bawang mengajak kerjasama penerbit ” PT. Erlangga” selaku penerbit buku – buku pendidikan referensi pendidikan yang sudah tidak asing bagi Sekolah/Madrasah. Dalam kegiatan ini Penerbit erlangga memberikan kenang – kenangan 2 buah buku kepada peserta berkaitan dengan materi Seminar sehingga setelan kegiatan seminar berakhir para Guru maupun Kepala Madrah Kabupaten Tulang Bawang dapat membaca dan mempelajari kembali tehnik mendidik anak dengan ramah dan santun.

Kasi Pendidikan Madrasah menyampaikan sambutan dalam acara Seminar Nasional Pendidikan di Hotel Sarbini Menggala. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Dalam penyampaian materi Erlinda, B,Ed, M.Pd selaku Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang membidangi Konsultan dan dan pemerhati anak memberikan contoh – contoh kekerasan kepada anak yang terjadi di Indonesia, mulai dari kekerasan mendidik dalam rumah tangga sampai dengan kekerasan yang terjadi dilingkungan pendidikan. Contoh – contoh yang disampaikan merupakan kejadian nyata yang selama ini masih sering terjadi, sehingga diakhir acara pemateri meminta kepada peserta seminar untuk berjanji untuk tidak menggunaka kekerasan lagi dalam mendidik anak, karena anak juge mempunyai hak dasar yang wajib diberikan oleh orang tua maupun guru.

Ketua IGRA, Ketua Zona I, Kepala MIN 02, Kasi Penmad, Nara Sumber, Ketua Zona 3 Ketua Zona 2 dan Ketua Zona 5 Madrasah Tulang Bawang usai acara Seminar. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Melihat peserta yang hadir dalam kegiatan Seminar Nasional ini Kasi Pendidikan Madrasah Hi. Marsudi, S,Ag, S.Pd.I, M.Pd.I merasa lega karena acara seminar berjalan lancar dan sukses. Ini dapat dilihat dari antusia peserta yang semula ditargetkan hanya 100 orang ternyata yang ikut seminar mencapai 120 orang, sehingga aula Hotel Sarbini Menggala penuh. Kasi Penmad berharap setelah para Guru dan Kepala Madrasah menerima uraian materi tentang mendidik anak dengan berbasis karakter dan cara mencipakan Madrasa yang ramah anak, kedepan Madrasah yang ada di Kabupaten Tulang Bawang menjadi “Madrsah Hebat, Mdrasah Bermartabat” sesuai slogan Madrasah. (Kang Mamat/BGT)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan