Padat karya pembangunan gorong – gorong suku 001 kampung bogatama

p style="text-align: center">Proses pemasangan mal bangunan gorong - gorong di jalan Dieng oleh Jama'ah Musholla Alhidayah. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Bogatama.desa.id |21|10|2018 Pembangunan sarana prasarana umum Kampung Bogatama yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2018 terus berlanjut, kali ini pembangunan gorong – gorong dijalan Dieng dengan ukuran 0,60 x 0,60 x 6 meter telah dilaksanakan, pembanguna 1 unit gorong – gorong tersebut merupakan rangkaian pembangunan sarana prasarana umum yang diharapkan dapat memperlancar arus distribusi hasil pertanian bagi warga Kampung Bogatama.

Proses pekerjaan pembangunan gorong – gorong mengacu pada teknis yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, yaitu melibatkan warga masyarakat lingkungan setempat dan dari warga yang tergolong ekonomi lemah melalui Padat Karya. Sistem Padat Karya dalam setiap kegiatan pembangunan merupakan langkah yang dianggap tepat mengingat tujuan pemanfaatan Dana Desa harus bergulir di Kampung setempat baik mulai dari pembelanjaan material maupun tenaga kerjanya.

Jama’ah Musholla Alhidayah sedang merancang besi cor untuk pembangunan gorong – gorong. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Pengadaan material bangunan yang digunakan untuk membangun gorong – gorong ini diperoleh dari toko bangunan yang ada dilingkup Kampung Bogatama, mulai dari Semen, Besi, Batu Split dan alat – alat lain seperti ember, tali nylon dan lain – lain. Sedangkan yang material yang tidak bisa didapatkan dari lingkup Kampung Bogatama didatangkan dari luar daerah yang pengadaannya juga oleh warga setempat, sehingga perputaran uang yang bersumber dari Dana Desa tidak keluar dari Kampung Bogatama.

Proses pengecoran lantai gorong – gorong dijalan Dieng Suku 001 Kampung Bogatama. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Pembangunan gorong – gorong melalui padat karya yang berada di jalan Dieng suku 001 dikerjakan oleh Jama’ah Musholla Alhidayah, tujuan utama pembangunan dilakukan oleh Jama’ah Musholla Alhidayah karena saat ini Musholla tersebut sedang dalam proses perbaikan pemasangan keramik dinding dan membutuhkan dana yang tidak sedikit, sehingga Imam Jama’ah mengajukan kepada Pemerintah Kampung untuk pekerjaan pembangunan gorong gorong ini dapat dikerjakan oleh Jama’ah Musholla Alhidayah supaya dana operasionalnya dapat digunakan untuk melanjutkan proses perbaikan Musholla.

Proses pembuatan leneng pada gorong – gorong oleh Jama’ah Musholla Alhidayah suku 001. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Setelah mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Kampung Jama’ah Musholla secara sistem padat karya melaksanakan proses pembangunan, pekerjaan pembangunan gorong – gorong dengan ukuran 0,60 x 0.60 x 6 Meter di tempat ini dikerjakan dalam waktu sehari penuh, dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 16.30 WIB. Sejak dari proses penggalian sampai proses pemasangan batu belah, merancang besi cor, dan pengecoran secara bergotong – royong mereka kerjakan dengan kompak, sehingga pekerjaanpun dapat diselesaikan dalam waktu sehari.

Secara bergotong – royong Jama’ah Musholla Alhidayah membuat adonan untuk pengecoran lantai gorong – gorong. (Dokumen desa.id Fhoto By. Kang Mamat)

Setelah selesai dari proses pembangunan ini Jama’ah Musholla Alhidayah mengajukan kepada Pemerintah Kampung jika ada pembangunan dilingkungan suku 001 agar dapat dikerjakan oleh mereka mengingat dengan kerja sistem gotong – royong dapat menjadi sarana silaturrahmi dan komunikasi antar warga sehingga dapat meningkatkan kerukunan antar warga. (Kang Mamat/BGT)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan