Terimakasih pemda tuba atas bantuan pembangunan sumur bor di musholla al hidayah

Proses awal pengeboran tanah untuk pembuatan Sumur Bor di Musholla Al - Hidayah 22/12/2018. (Dokumen desa.id By. Kang Mamat)

Bogatama.desa.id |23|12|2018 Air merupakan sumber kehidupan, air juga merupakan kebutuhan pokok bagi manusia, tanpa air kehidupan tidak akan terwujud. Begitu sangat penting peran air dalam kehidupan, tanpa kecuali semua mahluk hidup baik nabati maupun hewani tidak akan pernah bisa berkembang biak dan lestari tanpa air. Begitupun dengan masalah menjaga kebersihan, tanpa air mustahil kebersihan akan terwujud, padahal kita ketahui “Kebersihan Pangkal Kesehatan”.

Dalam ajaran agama Islam air merupakan alat untuk mensucikan diri dari hadas baik kecil maupun hadas besar, tidak heran jika pada setiap tempat ibadah dalam agama Islam selalu mudah mendapatkan air sebagai sarana untuk mensucikan diri dari hadas, disetiap Masjid maupun Musholla yang ada, air merupakan skala perioritas, hal ini dimaksudkan untuk mempermudah setiap kita ingin membersihkan diri (berwudlu) hendak melaksanakan Shalat, karena denagan adanya fasilitas air untuk membersihkan diri maka akan mudah.

Proses akhir pengeboran pembuatan sumur bor oleh pekerja. 23/12/2018. (Dokumen desa.id By. Kang Mamat)

Begitupun dimusholla Al – Hidayah Jalan Gunung Agung Rt.002 Rw.001 Kampung Bogatama, dalam upaya menyediakan air sebagai kebutuhan pokok bagi orang yang hendak melaksanakan shalat sekaligus untuk memenuhi kebutuhan lingkungan sekitarnya, sejak kemarin Sabtu 21 Desember 2018 sampai dengan hari ini Minggu 23 Desember 2018 membuat sunur bor secara mandiri, mengingat selama ini sarana tempat bersuci sering tidak ada air karena bergantung dengan orang lain, sehingga terkadang menimbulkan kesulitan bagi jama’ah yang hendak bersuci atau berwudlu’.

Sarana tempat berwudlu dimushollah Al Hidayah ini sebenarnya sudah dibuat permanen, dengan daya tampung air 1000 liter sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, namun karena ada penampung tetapi belum punya sumber air tidak jarang pada saat tertentu kehabisan. Sebagai upaya untuk menanggulangi hal ini sehingga dibangunkan sumur bor. Pembangunan Sumur Bor yang dilakukan oleh warga lingkungan Musholla Al – Hidayah memiliki kedalaman 52 M dengan cassing paralon 4 inchi 12 batang, sebagai alat untuk menaikkan air kepermukaan menggunakan fleksibel Innoto dengan 8 batang paralon.

Persiapan dan pemasangan paralon 4 inchi untu Cassing sumur bor. (Dokumen desa.id By. Kang Mamat)

Sumber dana untuk membangun sumur bor di Musholla Al – Hidayah merupakan sumbangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang sebesar Rp. 7.000.000,- Tujuh Juta Rupiah, sementara dana yang dibutuhkan untuk menggali dan belanja alat menghabiskan dana lebih kurang Rp. 10.000.000,- Sepuluh JUta Rupiah. Kekurangan anggaran tersebut ditanggung oleh jama’ah dengan cara iuran secara mandiri. Meskipun dana bantuan belum dapat mencukupi kebutuhan namun warga lingkungan Musholla Al – Hidayah mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang yang telah membantu dana untuk pengadaan sumur bor.

Tahap Akhir pembuatan sumur bor dengan memasang fleksibel untuk menaikkan air kepermukaan. (Dokumen desa.id By. Kang Mamat)

Diharapkan dengan dengan pembangunan sumur bor ini menjadi solusi bagi jama’ah musholla yang selama ini sering kesulitan air untuk bersuci, sekaligus jama’ah berharap agar kedepan sarana prasarana Ibadah depat dijadikan program dengan skala perioritas oleh Penda Tuba agar semua dapat menikmati kemudahan saat hendak melaksanakan ibadah. Bukan hanya sebatas bantuan dan juga termasuk bantuan sarana sanitasi yang menurut Peraturan Pemerintah tidak dapat dianggarkan dari Dana Desa.

Kang Mamat BGT

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan